Kata Mutiara :

Dalam hidup ada kesenangan dan kesusahan yang datang silih berganti dari hari ke hari, Banyak harapan dan mimpi yang ingin sekali terwujud dalam dunia nyata, namun terkadang semua itu semu. Segala hal yang kita perbuat hanya untuk bertahan dalam kehidupan dunia tanpa melupakan keabadian akhirat yang terkadang memang sering tersisihkan, Cinta hakiki pada Ilahi seakan tidak terlalu penting karena sibuk memikirkan kebahagian diri dengan mengejar cinta fana sesama manusia. Hati nurani yang selalu menyuarakan kebaikan lenyap terhalang bisikan - bisikan penyesat dunia. Sepenting itukah nama dunia dalam kamus manusia???

Kata Bijak :

Biarkan Hatimu Bicara

Istafti qalbak, mintalah fatwa pada hatimu Kebaikan adalah sesuatu yang membuat hatimu tenang dan keburukan adalah sesuatu yang membuat hatimu gelisah

Hati kita adalah sumber cahaya batiniah, inspirasi, kreativitas, dan belas kasih.

Seorang mukmin sejati, hatinya hidup, terjaga dan dilimpahi cahaya Jika kata kata berasal dari hati, ia akan masuk ke dalam hati, jika ia keluar dari lisan maka ia hanya sampai telinga

Hati memiliki mata yang digunakan untuk menikmati pemandangan alam gaib, telinga untuk mendengar perkataan penghuni alam gaib dan Firman Tuhan, Hidung untuk mencium wewangian rohaniah dan mulut untuk merasakan cinta, manisnya keimanan serta lezatnya pengetahuan spiritual

Ketika mata hati terbuka, kita dapat melihat kenyataan yang tersembunyi di balik penampakan luar dunia ini. Ketika telinga hati terbuka, kita mampu mendengar kebenaran yang tersembunyi di balik kata kata yang terucap.

Melalui hati yang terbuka, sistem saraf kita dapat menyesuaikan diri dengan sistem saraf orang lain, sehingga kita mengetahui apa yang mereka pikirkan dan bagaimana mereka akan bersikap

(Al Hakim Al Tarmidzi)
   

<< December 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed
Thursday, December 07, 2006
swara hati

Swara hati penuh canda
Mengisi kepenatan hari dengan tawa
Memulai pagi dalam sapa
Menjalani kebiasaan baru lewat kicauan kata

Swara hati penuh canda
Impian lama berwujud nyata
Bongkahan es akhirnya menghangat menyiram sukma
Jarak yang dulu terbatas seolah kian mendekati jiwa

Swara hati penuh canda
Tempat melepas keluhnya rasa
Alasan merekah sosok naluri manja

Arus kenyamanan bermuara bahagia 


Posted at 09:02 pm by rh9rz
Comment (1)  

Monday, October 09, 2006
22 Tahun

22 tahun langkah menapaki bumi
Berteduh dalam naungan langit tak bertiang
Menusuri peta perjalanan hidup penuh arti
Menggali serpihan kebaikan tuk bekal pulang 

22 tahun bernafas dalam karunia udara
Menikmati pagi dalam balutan cahaya mentari
Merasakan sentuhan lembut malam purnama
Bergelimang kasih ilahi seiring hari 

22 tahun berkurang catatan usia
Dalam keelokan manis-getirnya ragam cerita
Merubah tubuh kecil menjadi dewasa
Mendorong jiwa lebih mendekat kepadaNya



Posted at 10:09 pm by rh9rz
Comments (2)  

Wednesday, September 27, 2006
Ramadhan

Bulan suci terindah dalam kurun periode bumi
Diawali dengan kelapangan antar sesama hamba
Diakhiri oleh kefitrahan seorang makhluk ciptaanNya
Membebaskan hati dari belenggu yang sering mengotori

 
Bulan berlipat gandanya segala pahala
Menjadikan senilai tasbih tarikan nafas di udara
Memotivasi insan untuk berlomba dalam kebaikan
Mengejar keridhoan ilahi dengan peningkatan keimanan

 
Bulan turunnya wahyu Qur'an pertama
Mengajak diri kembali mengkaji isi surat cintaNya
Menikmati lapar dahaga dalam lingkup istimewa jamuan Allah
Merasakan indahnya suasana kebersamaan dalam ibadah

 


Posted at 02:08 am by rh9rz
Make a comment  

Thursday, September 21, 2006
"Ini"

Hari ini, hatiku bosan dengan kebiasaan
Bosan seketika dengan keseharian
Seakan ingin menjauh dari jalinan keramaian
Menjauh menepi dalam kesendirian 

Saat ini, aku hanya butuh ketenangan
Berehat sejenak menjernihkan pikiran
Menggali apa yang diri inginkan
Mencari jawaban atas serumpun pertanyaan

Detik ini, akalku merindukan kepastian
Merindukan kebahagiaan tanpa titik kebohongan
Seakan ingin kembali kepada cinta abadiNya
Cinta yang tak pernah meninggalkanku selamanya


Posted at 10:39 pm by rh9rz
Make a comment  

Monday, May 29, 2006
Indonesia

Rabbi... Indonesia kembali berduka
Bencana terjadi lagi di pertiwi tercinta
Tangis demi tangis kembali membasahi bumi
Sujud tersungkur memohon ampunan bagi diri

Entah ada apa dibalik kejadian ini
Entah apa pertanda yang ingin Kau beritahu kepada kami
Apakah ini ujian atau teguran
Kami hanya dapat berdoa memohon keselamatan

Rabbi.. tiada mungkin Kau memberi cobaan diluar batas kemampuan kami
Berikan kelapangan dalam hati untuk menerima segala ketetapan yang Kau beri
Jadikan kami menjadi bangsa yang kokoh selepas badai
Hingga merah putih kembali berjaya di penjuru negeri


Posted at 10:04 pm by rh9rz
Comment (1)  

Next Page